Cek CV ATS › Cara membuat CV ATS di Word
Cara Membuat CV ATS di Microsoft Word, Langkah demi Langkah
Microsoft Word sudah cukup untuk membuat CV yang rapi dan mudah dibaca sistem ATS. Kuncinya bukan desain yang rumit, tapi struktur yang sederhana. Berikut cara membuat CV ATS di Word langkah demi langkah, termasuk pengaturan yang sering membuat CV sulit dibaca mesin tanpa disadari.
Langkah 1: Mulai dari dokumen kosong, satu kolom
- Buka Word → Blank document. Hindari template CV dua kolom atau yang penuh kotak berwarna.
- Atur ukuran kertas: Layout → Size → A4.
- Atur margin: Layout → Margins → Normal atau Narrow bila isinya padat.
- Pastikan Layout → Columns berada di One.
Langkah 2: Pilih font standar
Pakai font yang umum seperti Calibri, Arial, atau Times New Roman. Ukuran 10,5–12 pt untuk isi dan 14–18 pt untuk nama. Font dekoratif atau ikon-font bisa terbaca sebagai kotak kosong saat teks diekstrak.
Langkah 3: Tulis nama dan kontak di badan dokumen
Baris pertama: nama lengkap. Baris berikutnya: posisi/bidang (opsional), lalu kota, nomor HP, email, dan LinkedIn atau portofolio bila ada. Jangan menaruhnya di Insert → Header, karena sebagian sistem tidak membaca header/footer. Tulis kontak sebagai teks, bukan ikon telepon/amplop.
Langkah 4: Pakai judul bagian yang umum dengan Heading
Tulis judul bagian seperti RINGKASAN, PENGALAMAN KERJA, PENDIDIKAN, KETERAMPILAN, SERTIFIKASI (atau versi Inggrisnya: SUMMARY, EXPERIENCE, EDUCATION, SKILLS). Blok judul lalu pilih Home → Styles → Heading 2 agar formatnya seragam. Hindari judul kreatif seperti "Perjalananku" yang tidak dikenali sebagai bagian standar.
Langkah 5: Tulis pengalaman dengan bullet biasa
- Format per pengalaman: Posisi, Perusahaan, Kota | Bulan Tahun – Bulan Tahun.
- Di bawahnya 2–4 poin dengan Home → Bullets (bullet bulat standar).
- Awali poin dengan kata kerja dan sertakan hasil bila ada angka nyata (jumlah, persen, waktu).
- Untuk tanggal di kanan, cukup tulis setelah tanda "|". Jangan memakai tabel untuk meratakan tanggal.
Langkah 6: Hindari elemen yang sulit dibaca mesin
- Tabel (Insert → Table) untuk tata letak.
- Kotak teks dan shape (Insert → Text Box / Shapes).
- SmartArt, grafik, atau bar keterampilan.
- Foto: boleh bila lowongan memintanya, tapi jangan taruh informasi penting dalam gambar.
- Huruf yang diberi spasi seperti "P E N G A L A M A N".
Langkah 7: Simpan sebagai PDF yang berisi teks
Pilih File → Save As (atau Export) → jenis file PDF. Jangan mencetak lalu memindai (scan), dan jangan memotret layar, karena hasilnya berupa gambar. Beri nama file yang jelas, misalnya CV_NamaLengkap_Posisi.pdf. Bila lowongan meminta format Word, kirim file .docx.
Cara cepat mengecek: buka PDF, tekan Ctrl+A lalu Ctrl+C, tempel ke Notepad. Kalau teks muncul berurutan dan lengkap, mesin juga lebih mudah membacanya.
Langkah 8: Cek dan sesuaikan dengan lowongan
Unggah file .docx atau .pdf ke Cek CV ATS untuk melihat apakah ada tabel, kolom ganda, kotak teks, gambar, atau bagian yang hilang. Lalu tempel teks lowongan di kolom opsional untuk melihat kata yang sering muncul. Sesuaikan ringkasan dan keterampilanmu, tetapi tulis hanya yang benar-benar kamu kuasai.
Catatan: contoh CV di situs ini fiktif. Setiap perusahaan memakai sistem dan kriteria seleksi berbeda; tips di sini membantu CV lebih mudah dibaca, tetapi tidak menjamin lolos ATS atau diterima kerja.